5 Cara Ampuh Perbaiki Laju Keuangan yang Tak Sehat

    0
    1236
    Keuangan, Tips keuangan
    Keuangan, Tips keuangan

    Meski telah direncanakan sedemikian rupa, permasalahan keuangan terkadang selalu saja terjadi di luar perencanaan yang telah dibuat. Hal ini membuat banyak orang mengalami permasalahan keuangan yang tak berujung.

    Untuk itu perencanaan keuangan haruslah dibuat sematang mungkin dengan estimasi permasalahan yang lebih kompleks agar lebih waspada terhadap hambatan yang mungkin terjadi kemudian hari.

    Namun, jika hambatan terlanjur terjadi dan merusak perencanaan yang telah dibuat. Berikut beberapa cara yang bisa Anda tempuh untuk memperbaiki laju keuangan Anda.

    Selalu Sisihkan Penghasilan untuk Tabungan

    Sebesar atau sekecil apapun penghasilan yang Anda dapat setiap bulannya, Anda harus selalu memiliki pos untuk tabungan. Tabungan ini kelak akan dapat digunakan jika terjadi hal-hal yang diluar perkiraan Anda. Sebab situasi darurat tak pernah datang dengan permisi, Anda harus selalu waspada.

    Alokasi untuk tabungan dana darurat ini minimal sebesar 10% dari total penghasilan Anda dalam sebulan dan dikeluarkan secara rutin setiap bulannya.

    Membuat Alur Kas Pengeluaran & Pemasukan Sederhana

    Jangan remehkan pengeluaran dan pemasukan yang Anda miliki dengan tak membuat alur kas sederhana. Tujuan utama membuat alur kas sederhana ini adalah untuk mengetahui riwayat pengeluaran yang dikeluarkan. Sehingga dapat dijadikan referensi kebutuhan di bulan berikutnya, Anda dapat mengurangi pengeluaran yang sebetulnya tak terlalu dibutuhkan dan sebagai bahan menyusun kebutuhan prioritas di bulan-bulan berikutnya.

    Hidup Hemat

    Berhemat bisa diraih dengan berbagai cara salah satunya adalah dengan menyusun daftar kebutuhan prioritas yang harus dibeli. Dengan cara ini, Anda dapat menahan diri untuk tak membeli barang-barang yang tak sesuai dengan daftar kebutuhan prioritas Anda. Kesulitan untuk berhemat dalam berbelanja seperti ini umumnya dialami oleh perempuan yang tak dapat menahan diri untuk membelanjakan barang-barang diskon.

    Selain menyusun daftar kebutuhan prioritas, Anda juga harus bisa pintar-pintar mengeluarkan uang. Hal ini bisa diraih dengan memisahkan uang untuk kebutuhan rutin yang pasti dikeluarkan setiap bulannya. Misal Anda memisahkan uang untuk berbagai kebutuhan seperti kebutuhan makan, cicilan kendaraan, biaya parkir bulanan, biaya transportasi dan lain sebagainya. Hal ini dilakukan agar Anda tak tergoda untuk mengeluarkan uang berlebih dari yang sudah dianggarkan sebelumnya.

    Jangan Lupa Investasi

    Tak sedikit orang yang masih belum paham pentingnya investasi. Padahal investasi merupakan elemen keuangan yang cukup penting untuk dilakukan. Memang sekilas kita hanya terlihat membuang-buang uang yang kita miliki, namun manfaat investasi ini akan dapat dirasakan setelah jangka panjang. Bayangkan ketika Anda sudah berada dalam usia yang tak produktif, investasi ini bisa dijadikan simpanan untuk menopang hidup Anda di masa depan.

    Untuk permulaan, Anda dapat memulai investasi kecil-kecilan seperti logam mulia atau reksa dana yang memiliki resiko lebih rendah ketimbang item investasi lainnya. Investasi melalui asuransi juga cukup penting untuk dilakukan, mengingat sebagai manusia kita tak pernah tahu kapan musibah akan menimpa kita di masa depan. Sehingga ketika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, Anda akan terhindar dari resiko finansial yang memberatkan.

    Segera Lunasi Utang Anda

    Mengingat utang merupakan salah satu elemen yang bisa merusak alur keuangan Anda, maka sesegera mungkin Anda harus melunsai utang yang dimiliki. Pertama-tama buatlah daftar-daftar utang yang harus segera dituntaskan. Urutkanlah dari utang yang memiliki bunga terbesar, agar beban bunga yang ada tak bertambah dan malah menjadi sandungan untuk rencana keuangan yang telah Anda buat matang-matang.

    Tidak punya uang untuk melunasinya bukan menjadi masalah, Anda masih bisa mengakalinya dengan memiliki bisnis sampingan yang menghasilkan. Banyak sekali model bisnis sampingan yang dapat dijalankan dengan modal kecil. Di antaranya adalah bisnis toko online dropship, Anda tak perlu menyiapkan banyak modal untuk stok barang. Yang Anda perlukan hanyalah modal untuk promosi produk yang harus dijual kelak. Tenang saja, modal tersebut bisa Anda dapatkan dari layanan pinjaman uang cepat seperti UangTeman yang bisa mencairkan pengajuan pinjaman Anda dalam waktu 3 hari kerja.

    Prosedur dan persyaratan yang diperlukan pun tak sulit seperti lembaga pinjaman lainnya. Pastikan Anda memiliki penghasilan tetap minimum sebesar Rp 2,3 Juta untuk wilayah Jabodetabek dan Rp 2 Juta untuk wilayah di luar Jabodetabek. Selain itu, Anda juga diharuskan untuk memiliki alamat e-mail dan nomor rekening atas nama pribadi untuk dapat mengajukan pinjaman mikro jangka pendek dari UangTeman. Tak perlu khawatir akan BI Checking karena UangTeman tak akan melacak rekam jejak kredit Anda dari BI Checking. Bonusnya lagi, Anda bahkan bisa mendapatkan nominal pinjaman sesuai angka yang Anda inginkan tanpa potongan biaya administrasi yang umumnya diberlakukan di lembaga pembiayaan lainnya. Tunggu apalagi, pinjam di UangTeman banyak untungnya, loh!

    Demikianlah penjelasan akan 5 hal yang bisa Anda tempuh untuk memperbaiki laju keuangan Anda. Sudah siapkah Anda memiliki laju keuangan yang sehat demi masa depan yang cemerlang?

    LEAVE A REPLY