Menentukan Strategi Bisnis dengan Target

0
536
strategi bisnis yang mudah

Ketika Anda hendak mendirikan sebuah usaha atau menjalankannya, strategi bisnis yang disarankan adalah soal pemilihan target pasar yang tepat. Pemikiran dasarnya adalah, Anda bisa menjual produk pada “siapa pun yang membutuhkannya”, tapi ini tidaklah efektif arena Anda jadi tidak tahu siapa yang memang benar-benar selalu perlu., Anda akan mendapatkan keuntungan lebih dengan memilih target yang spesifik.

Dengan mengetahui siapa target pasar secara spesifik, maka Anda bisa melakukan hal-hal berikut ini:

  • Melakukan promosi secara terfokus pada target pasar Anda, di mana target tersebutlah yang paling mungkin membeli dari Anda.
  • Dengan demikian, untuk setiap biaya promosi yang Anda keluarkan, Anda mendapatkan return of investment atau ROI yang cukup tinggi.
  • Anda juga tak perlu mengeluarkan biaya terlalu banyak untuk melakukan promosi yang terlalu luas, kepada audience yang memang tak tertarik membeli produk atau menggunakan jasa Anda.
  • Anda bisa menggunakan marketing untuk menciptakan brand loyalty pada target pasar Anda.

Memang, ini bukan berarti Anda hanya harus terfokus pada satu hal dan melupakan target yang lainnya. Tapi dengan menggunakan strategi bisnis di mana Anda sudah punya kriteria target pasar yang jelas, Anda bisa melakukannya dengan lebih efektif. Jika Anda masih memiliki biaya dan kesempatan untuk melakukan promosi tambahan, barulah Anda mempertimbangkan untuk mentargetkan pasar yang ada di luar itu.

Masalah biasanya muncul dalam menentukan siapa yang akan menjadi target dari bisnis Anda tersebut. Anda tentu tak bisa hanya sekedar menunjuk saja dan langsung mengucurkan sekian banyak dana untuk promosi. Ini yang harus Anda lakukan:

  1. Kenali siapa yang membeli

Mari evaluasi tentang pembeli Anda selama ini. Siapa yang biasanya membeli dari Anda dan siapa yang berkunjung dan membeli berulang kali? Kenali apa saja karakteristik yang sama dari para pembeli tersebut dan apa alasan mereka membeli. Dari sini, Anda bisa pelan-pelan menyesuaikan produk untuk kebutuhan mereka.

  1. Siapa kompetitornya?

Anda tentu tak sendirian dalam mentarget suatu bagian dari demografik. Kenali siapa yang menjadi saingan Anda, dan bisakah Anda mencari target pasar yang berbeda.

  1. Analisa produk dan servis milik Anda

Lihat kembali bisnis Anda dan tuliskan apa saja fitur-fitur serta spesifikasi yang bisnis Anda miliki. Apa yang bisa dimanfaatkan pembeli darinya? Dari situ, Anda bisa mendapatkan gambaran siapa yang akan tertarik dengan produk Anda sebagai pemecah masalah mereka.

Setelah itu, barulah Anda menyeleksi target market Anda dengan mempertimbangkan hal-hal berikut ini:

  1. Informasi umum tentang target

Ketika Anda mencari target market Anda, faktor-faktor berikut ini bisa menjadi pertimbangan, yaitu: umur, jenis kelamin, lokasi, pendidikan, gaji perbulan, statusnya, pekerjaan, dan bahkan etnisnya. Seseorang yang memiliki gaji tinggi akan cenderung lebih mau membeli produk agak mahal, selama kualitasnya top, misalnya.

  1. Trait pribadi target

Karakteristik pribadi dari target market juga harus Anda pertimbangkan, seperti kepribadian, sikap mereka, hobi, gaya hidup, nilai-nilai norma, dan juga perilaku mereka.

Menentukan dan menganalisa target market merupakan salah satu strategi bisnis yang penting, karena target pasar menentukan kesuksesan bisnis Anda. Setelah Anda menemukan siapa yang jadi target, lakukan eksperimen dan evaluasilah. Sudahkah produk Anda memberikan kepuasan pada target pasar Anda? Mampukah Anda benar-benar menjangkau mereka? Feedback sangat diperlukan dalam hal ini.

LEAVE A REPLY